Pages

Rabu, 30 Januari 2013

❀Rainbow Rose❀


Ranibow Rose adalah mawar yang memiliki kelopak berwarna. Metode pewarnaan ini memanfaatkan proses alami mawar, dimana air di steam kedalam batang. Dengan membelah batang dan mencelupkan setiap bagian kedalam air berwarna berbeda, warna tersebut ditarik ke dalam kelopak yang mengakibatkan warna-warni naik. Selain mawar, bunga lainnya seperti krisan, anyelir, hydrangea dan beberapa jenis anggrek juga dapat diwarnai dengan menggunakan metode yang sama.


Banyak penelitian dilakukan untuk menemukan kultivar terbaik untuk proses pewarnaan yang unik, dengan hasil bahwa Rose Vendela adalah kultivar satu satunya yang menyerap semua pewarna berbeda secara sempurna. The Rose Vendela adalah teh Hybrid, tumbuh di Belanda, Kolombia dan Ekuador. Ketika mawar itu mekar secara sempurna maka memiliki diameter bunga 6 cm dan panjang batang 40 sampai 100 cm. Mawar tidak wangi. Kultivar lain yang dapat digunakan untuk proses pewarnaan adalah Rosa La Belle dan Longsor Rosa. Namun warna pelangi kultivar tidak seterang Rose Vendela.


The Rainbow Rose asli memiliki 7 warna pelangi dan ini adalah yang paling populer dalam kategori ini. Namun ada juga varian tropis dengan kombinasi varian merah / pink dan kuning, dan laut dengan kombinasi hijau dan biru. Kombinasi warna lain juga mungkin, meskipun hitam dan putih tidak mungkin untuk dibuat.



Jumat, 25 Januari 2013

❀Surga bunga di taman Keukenhof Belanda❀


Meskipun sekarang masih bulan januari, tapi beberapa bulan kedepan musim semi akan datang. Indonesia memang tidak memiliki musim semi, tapi sekedar info dan referensi bagi kalian yang ingin berlibur di musim semi.. dimana disaat musim semi berlangsung bunga” mulai bermekaran dan menjadi momen yang sangat bagus bagi mereka yang memiliki taman bunga baik itu dirumah ataupun di taman umum nasional.


Salah satu tempat yang pasti seru untuk dikunjugi saat musim semi adalah Taman Bunga Keukenhof di Belanda, lebih tepatnya di kota Lisse (antara Amsterdam dan Hen Haag). Pada tahun 1949 taman ini dibuka untuk umum sebagai obyek wisata yang ingin memperkenalkan kota Lisse sebagai pusat industri bunga segar di Belanda.

Musim semi di Negeri Belanda antara bulan Maret-Mei dan menjadi daya tarik pelancong atau turis dari seluruh penjuru dunia untuk berwisata ke Taman Bunga Keukenhof. Tempat wisata ini berpredikat The Largest Flower Garden in Europe. Warna-warni bunga Tulip telah dikenal sebagai salah satu icon Belanda sejak puluhan tahun. Tak lengkap rasanya bila kalian berkunjung ke Belanda kalau belum menikmati jutaan hamparan bunga Tulip di Keukenhof yang hanya berlangsung selama 2 bulan setiap tahunnya.

Saat ini, Taman Bunga Keukenhof seluas 32 hektare dan ditanami sekitar 7 juta aneka jenis bunga diantaranya 4,5 juta juta bunga Tulip dengan 100 varietas yang berbeda dan dikunjungi wisatawan lokal dan asing sekitar 800.000 pengunjung tiap tahunnya. Ini telah membuktikan bahwa Keukenhof merupakan tempat terbaik untuk melihat bunga Tulip sekaligus menikmati keindahan bunga lainnya seperti Bunga Lily, Bouganvile, Anyelir, Hortensia, Mawar, Gerbera, Anggrek dan juga menjadi taman rekreasi yang sangat nyaman dan indah mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa.

Tak hanya mempertunjukkan taman bunga biasa, Keukenhof juga menyediakan berbagai sarana pertunjukan bagi seluruh keluarga seperti taman bermain anak-anak, kandang binatang tempat anak-anak mengenal binatang lebih dekat seperti sapi, babi, ayam, dan domba. Selain itu ada pertunjukan seni musik khas Belanda di bawah rumah Kincir Angin (Windmolen) dan tentunya restoran, kafe, toko cinderamata yang ditata dengan pernak-pernik khas Belanda serta fasilitas lainnya yang tampil dengan desain seni yang unik .

Taman bunga terbesar dan terpopuler di Eropa, Keukenhof setiap tahun dibuka secara resmi oleh pemerintah Belanda diantaranya keluarga kerajaan dengan seremoni khusus sebagaimana biasa dilakukan di Indonesia juga. Setiap tahunnya menampilkan tema yang berbeda dan umumnya terkait dengan negara Eropa lainnya semacam co-promotion.


Taman yang sudah berusia 60 tahun ini, saat hari libur terlihat padat  dikunjungi pengunjung dari berbagai negara sebagaimana terlihat dari fisik dan bahasa yang digunakan. Di dalam kawasan taman bunga ini terdapat juga tanaman bunga yang terletak dalam ruang tertutup atau disebut paviliun. Untuk Tahun 2012 ada 5 paviliun yang namanya diambil dari nama-nama Ratu Belanda.

Bukan sekedar ditanam, taman bunga ini juga dibentuk dengan indah dengan memadukan warna bunga dan bentuknya sehingga terlihat seperti gambar/bentuk  yang sangat menarik. kawasan Keukenhof terdapat pula danau buatan serta angsa-angsa cantik dan bebatuan di danau sehingga pengunjung bisa berjalan di antara air danau. Taman Bunga Keukenhof tak hanya sekedar memuaskan mata pemandang, bisa juga sebagai inspirasi dalam bertanam dan menghias bagi kalian pecinta bunga dan tempat bagi kalian para pecinta seni fotografi untuk mengasa kemampuan dan mendapatkan gambar dan mengabadikannya.

Untuk mengunjungi taman bunga yang terbesar di Eropa ini, cukup mudah  aksesnya dan nyaman. Lokasinya terletak kurang lebih setengah jam dari Bandara Schiphol Amsterdam.Tiket bus bisa dibeli di lokasi secara langsung atau bisa secara online saat kita membuka website resmi Keukenhof (www.keukenhof.nl).

Sekedar saran agar lebih baik membeli tiket  yang  terpadu dengan tiket masuk Keukenhof (Comby Ticket) karena setibanya di Keukenhof, Anda tidak perlu ke loket tiket terutama  saat hari liburan pengunjung sangat padat dan sering di loket tiket terlihat antrean yang cukup panjang disamping itu tiket tersebut berlaku untuk angkutan bus pulang pergi.



Harga tiket masuk Keukenhof setiap orang dewasa 14,5 Euro, anak-anak 7 Euro, sedangkan dengan Comby Ticket 21 Euro (dewasa), 11 Euro (anak-anak) dan 18 Euro (dewasa lebih dari 65 tahun) dari Bandara Schiphol.